Tuesday, June 25

Coronavirus: Presiden Indonesia Jokowi dan para menteri akan menjalani tes setelah rekannya terinfeksi

JAKARTA – Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan pada hari Minggu (15 Maret) bahwa ia dan para menterinya akan diuji untuk virus corona, sehari setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dikonfirmasi telah terinfeksi.

Negara itu mengkonfirmasi 21 kasus positif baru, sehingga jumlah total menjadi 117 pada hari Minggu. Jumlah korban jiwa mencapai lima orang.

Budi memiliki beberapa minggu yang sibuk, dan telah bergabung dengan rapat kabinet pada 11 Maret yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di istana kepresidenan. Foto-foto pertemuan itu, yang dengan cepat menjadi viral di media sosial, menunjukkan Budi adalah orang kelima di sebelah kiri Jokowi dalam pertemuan meja bundar.

Mereka yang duduk paling dekat dengan Budi adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Tidak jelas apakah para menteri akan ditempatkan di bawah karantina 14 hari, persyaratan standar untuk kontak dekat pasien yang terinfeksi.

Pada 11 Maret, Budi juga bertemu dengan Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda Cora van Nieuwenhuizen-Wijbenga dan menandatangani perjanjian untuk membantu menarik perusahaan dari Belanda untuk berinvestasi dalam infrastruktur transportasi Indonesia.

Pada akhir Februari, Budi telah mengunjungi kantor media Indonesia, menghadiri sidang parlemen, terbang ke provinsi Sulawesi Selatan dan bertemu dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, dan menghadiri setidaknya dua konferensi di hotel-hotel Jakarta.

Budi juga terlibat erat dalam misi untuk membawa pulang orang-orang Indonesia yang terdampar di kapal pesiar, termasuk 70 orang dari kapal pesiar Diamond Princess yang disambut oleh menteri pada 2 Maret ketika mereka tiba di Indonesia. Kapal pesiar itu ditahan di lepas pantai Jepang bulan lalu, dengan lebih dari 700 orang dinyatakan positif terkena virus corona. Seorang warga Indonesia yang dievakuasi yang kemudian dinyatakan positif telah pulih.

Dalam siaran televisi pada Sabtu malam, Sekretaris Negara Pratikno mengumumkan bahwa Budi telah terinfeksi Covid-19, menambahkan bahwa kondisinya membaik. Tidak ada informasi yang diberikan tentang bagaimana Budi mungkin tertular virus corona.

Pada hari Minggu, Jokowi meminta pemerintah daerah untuk membantu menahan penyebaran virus di daerah masing-masing, dan merekomendasikan agar pejabat pemerintah dan siswa beroperasi dari rumah. Dia juga meyakinkan orang-orang bahwa Indonesia akan terus memiliki pasokan makanan yang cukup.

“Salah satu menteri kami dinyatakan positif Covid-19. Langkah-langkah antisipasi telah diambil dan saya yakin bahwa semua menteri akan terus bekerja penuh waktu seperti biasa,” kata Jokowi. “Beberapa hari terakhir, para menteri telah bekerja lebih keras, meskipun beberapa dari mereka bekerja melalui online, untuk menangani masalah kesehatan dan untuk mengurangi dampak ekonomi dari Covid-19.”

Pihak berwenang setempat juga telah memulai pelacakan kontak orang Indonesia yang terinfeksi yang dirawat di Singapura, setelah Kementerian Luar Negeri Indonesia menerima informasi dari pihak berwenang Singapura tentang pasien dengan virus corona.

“Kami telah menerima informasi dari Kementerian Luar Negeri (Indonesia),” lapor Jakarta Post mengutip Achmad Yurianto, direktur jenderal pengendalian dan pencegahan penyakit Kementerian Kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *